BAGIKU CINTA

 

nn20130306d1a

Bagiku Cinta

Tak ubahnya bayi mungil
yang lucu dan selalu membuatku rindu
Tak ubahnya balita
yang bandel, suka menangis,
tapi polos apa adanya

Bagiku cinta,

Tak ubahnya anak baru gede
sukanya coba-coba biar dibilang kece
Tak ubahnya remaja
sedikit nakal, tapi memesona
tak akan terlupakan selamanya

Bagiku cinta,

Tak ubahnya orang dewasa
yang rumit, penuh aturan
dan membuatku terpenjara
Tak ubahnya tua renta
yang telah bosan hidup
Lalu siap kapanpun Tuhan
menjemputnya ke surga

Lalu apa…
Bagiku cinta

jkk

Beda Rasa, Beda Kata
UNDEFINED
By: Hayuno Sakura

Hak Kekayaan Intelektual di lindungi 🙂

Iklan

LANGIT HIJAU MUDA

Hayuno sakura2127_001

Langit Hijau Muda

 

Saat ini aku sedang tersenyum
menatap samar yang bukan lagi membiru
Hatiku yang lengang
Terpaut pada langit yang tak lagi senja

Saat ini aku sedang tersenyum
tersenyum padamu..
pada mata indahmu
yang sedang membaca langit hijau mudaku

Tersenyumlah,
karena langit hari ini
langit hijau muda

Langit hari ini yang akan memelukmu
dengan kehangatan yang tak lagi membiru

Langit hari ini yang akan
meyakinkanmu bahwa tak ada lagi hati yang senja

Tersenyumlah,
Karena Langit hari ini
Langit Hijau Muda 🙂

Hayuno Sakura Present

PUISI

 puisi-cinta

Puisi

(Original created by Chayyu Latifah)

Aku tercipta dari tinta-tinta hitam
Jantung kataku seringkali tertusuk duri-duri tajam
malam kelam tenggelam
begitulah penciptaku saat muram

Aku tercipta dari tinta-tinta surga
Baitku merah merona
Tiap kataku bercahaya
begitulah penciptaku ketika mereka bahagia

Puisi,
Akulah puisi
Sebuah kata tak bernyawa
Sebaris kata yang tak berjiwa
Namun aku selalu hidup bersama alam semesta

HAYUNO SAKURA PRESENT

Booklet_Inovasi__Puisi_by_Mumollo

SEPASANG SEPATU TUA

Puisi Cinta Sapardi Djoko Damono

Emo_Shoes_by_telynau

SEPASANG SEPATU TUA

sepasang sepatu tua tergeletak di sudut sebuah gudang berdebu,
yang kiri terkenang akan aspal meleleh, yang kanan teringat jalan berlumpur sehabis hujan – keduanya telah jatuh cinta kepada sepasang telapak kaki itu
yang kiri menerka mungkin besok mereka dibawa ke tempat sampah dibakar bersama seberkas surat cinta, yang kanan mengira mungkin besok mereka diangkut truk sampah itu dibuang dan dibiarkan membusuk bersama makanan sisa
sepasang sepatu tua saling membisikkan sesuatu yang hanya bisa mereka pahami berdua

1973

Sumber: Sastranesia.com