Lirik Lagu Yui – Goodbye Days

2010.09.20-YUI-LOCKS-BACK-AGAIN-06

Goodbye Days

Dakara ima ai ni yuku soki metanda
Pokketo no kono kyokou kimi ni kikasetai
Sotto Voryuumu wo agete tashikamete mita yo 
Oh Good-bye days ima kawaru ki ga suru kino made ni so long 
Kakkoyokunail yasashi sa ga soba ni aru kara
La la la la la with you
Katahou no earphone wo kimi ni watasu 
Yukkuri to nagarekomu kono shunkan
Umaku aisete imasu ka?
tama ni mayou kedo
Oh Good-bye days ima
kawari hajimeta mune no oku alright

 
Kakkoyokunail yasashi sa ga soba ni aru kara
La la la la la with you

Dekireba kanashii omoi nante shitakunai

 
Demo yatte kuru deshou?
Sono toki egao de Yeah hello! my friend nantesa
Ieta nara ii no ni…

Onaji uta wo kuchizusamu toki soba ni ite I wish

 
Kakkoyokunail yasashi sa ni aete yokatta yo

La la la la Good-bye days

 YUI – Hari Perpisahan
Sumber: Arnold.world
Ada alasannya mengapa sekarang aku memutuskan untuk menemuimu
Aku ingin memperdengarkan padamu sepotong lagu dalam sakuku ini
Sambil pelan-pelan menaikkan suaranya (volume) untuk
memastikan semua baik-baik saja
Sekarang, hari perpisahan
Aku tahu perasaan ini akan berubah
Sampai kemarin (hari-hari yang kita lalui terasa) begitu lama
(Hari-hariyang) terlarang tapi tetap berkesan
Saat aku bersama denganmu
Menyerahkan padamu salah satu sisi earphone-ku
Perlahan-lahan saat lagu mulai terdengar
(Akupun berpikir) apakah aku bisa mencintaimu dengan baik?
Dan sesekali aku merasa bimbang
Sekarang, hari perpisahan
Segalanya mulai berubah, tapi
sesuatu dalam hatiku baik-baik saja
(Seperti sebelumnya, hari-hari
yang) terlarang tapi tetap berkesan
Saat aku bersama denganmu, sekarang
Kalau bisa aku tidak ingin bersedih, bagaimana tidak
siapnya perasaanku
Tapi kau datang kan?
Waktu itu dengan tersenyum, (tak tahu) bagaimana aku akan
mengatakan “Hai, teman” dengan baik
Saat menyenandungkan lagu yang sama
Aku berharap ada di sisimu
Hari perpisahan yang tidak menyenangkan
Tapi aku senang bertemu
denganmu..
HAYUNO SAKURA
PRESENT

SEPASANG SEPATU TUA

Puisi Cinta Sapardi Djoko Damono

Emo_Shoes_by_telynau

SEPASANG SEPATU TUA

sepasang sepatu tua tergeletak di sudut sebuah gudang berdebu,
yang kiri terkenang akan aspal meleleh, yang kanan teringat jalan berlumpur sehabis hujan – keduanya telah jatuh cinta kepada sepasang telapak kaki itu
yang kiri menerka mungkin besok mereka dibawa ke tempat sampah dibakar bersama seberkas surat cinta, yang kanan mengira mungkin besok mereka diangkut truk sampah itu dibuang dan dibiarkan membusuk bersama makanan sisa
sepasang sepatu tua saling membisikkan sesuatu yang hanya bisa mereka pahami berdua

1973

Sumber: Sastranesia.com

MORFOLOGI MAKROALGAE_PHYCOLOGY

REVIEW JURNAL: DESKRIPSI ALGA MAKRO DI TAMAN WISATA ALAM BATUPUTIH, KOTA BITUNG

Nama  : Chayyu Latifah

NIM    : B1J011036

Kelas   : A

Tugas  : Fikologi

kllk

Gambar 1. Memori indah Pantai Karapyak, Pangandaran-Ciamis-Jabar “1 Januari 2012”

Makroalga merupakan alga yang berukuran besar, dari beberapa centimeter sampai bermeter-meter. Alga sendiri adalah organisme yang masuk ke dalam Kingdom Protista mirip dengan tumbuhan, dengan struktur tubuh berupa talus. Alga mempunyai pigmen klorofil sehingga dapat berfotosintesis. Alga kebanyakan hidup di wilayah perairan, baik perairan tawar maupun perairan laut (Marianingsih  et al., 2013). Studi alga laut di Indonesia pernah dilakukan oleh Rumpius pada tahun 1750 di perairan Ambon. Pengkajian secara intensif dilaksanakan pada ekspedisi “Siboga” pada tahun 1899-1900 oleh Weber-Van Bosse di perairan bagian Indonesia. Ekspedisi ini berhasil mendeskripsikan 782 spesies alga makro di antaranya 196 Chlorophyta, 134 Phaeophyta dan 452 Rhodophyta.

Penelitian tentang Alga Makro di Sulawesi Utara sudah pernah dilakukan di beberapa tempat diantaranya perairan Pulau Lembeh, Selat Lembeh, dan Likupang Barat. Penelitian-penelitian sebelumnya ini lebih menekankan pada inventarisasi dan deskripsi morfologi dari alga makro. Namun penelitian alga makro di perairan Taman Wisata Alam Batuputih, Kelurahan Batuputih Kecamatan Ranowulu, belum pernah dilakukan. Khususnya mengenai keragaman, deskripsi morfologi ataupun inventarisasi alga makro. Padahal lokasi ini memiliki potensi perairan yang tinggi karena luas arealnya relatif besar, dan juga ketersediaan sumberdaya alam hayati ini dapat dimanfaatkan oleh manusia. Oleh karena itu maka infomasi-informasi yang memadai mengenai sumberdaya alam laut itu sendiri dan perairan sekitarnya sangat diperlukan. Menurut Marianingsih  et al. (2013), penelitian seperti bertujuan untuk menginventarisasi serta mengidentifikasi jenis-jenis makroalga. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi penelitian awal untuk pengembangan potensi sumberdaya laut, khususnya makroalga.

caulerpa peltataGambar 2. Contoh makroalgae

Dari hasil penelitian ini ditemukan ada 18 spesies yang termasuk kedalam 3 divisi, yaitu Rhodophyta, Chlorophyta and Phaeophyta. Terdapat 7 spesies dengan 6 familia yang termasuk divisi Rhodophyta and Chlorophyta, sedangkan division Phaeophyta hanya ditemukan 4 spesies dengan 3 familia.

Alga hijau (Chlorophyta) yang ditemukan antara lain:

  1. Caulerpa peltata dengan ciri morfologinya mempunyai talus tegak dengan permukaan stipe halus dan blade berbentuk lembaran, sedangkan model percabangan yaitu pectinate (cabang talus tumbuh pada satu sisi), sedangkan holdfast berbentuk stolon yang tumbuh tegak atau merambat di substrat, berwarna hijau, panjang stipe atau menyerupai batang. Habitat banyak ditemukan di substrat berpasir maupun menempel pada karang dan sering terdapat di zona pasang surut atau intertidal.
  2. Halimeda opuntia dengan ciri morfologinya mempunyai talus kompak, bentuk blade berupa lembaran-lembaran kecil dengan permukaan kasar. Percabangan segmen bertumpuk menjalar dan membentuk pertumbuhan baru. Segmen relatif kecil berbentuk pipih, bulat, dan bergelombang. Warna bagian bawah yang menyerupai blade biasanya berwarna putih dan bagian atas permukaan berwarna hijau tua atau hijau mudah. Tunas segmen baru terletak pada segmen utama pada bagian lekukan. Umumnya habitatnya berada pada sela-sela karang yang hidup atau mati, batu, pecahan karang dan berpasir. Holdfast menyerupai kumpulan akar serabut yang mampu melekat pada substrat maupun partikel pasir.
  3. Halimeda macrophysa dengan ciri morfologinya mempunyai talus kompak, permukaan agak kasar dengan bentuk blade berupa lembaran. Bentuk holdfast atau akar menyerupai serabut. Percabangan dari spesies ini yaitu dichotomus (bercabang dua) atau trichotomus (bercabang tiga), warna hijau tua atau hijau mudah, dimana segmen tepi berlekuk-lekuk. Habitat dari alga ini yakni pada substrat sela-sela batu karang atau menempel pada karang mati, selain itu tumbuh pada daerah pantai yang memiliki perairan yang jernih.
  4. Tydemania expeditionis dengan ciri morfologinya mempunyai talus tegak keras dan bulat, dalam talus utama lurus dengan interval 1 cm antara talus yang lain. Warna hijau tiap gulungan talus, sedangkan pertumbuhan thallinya dengan percabangan dichotomus (becabang dua) atau trichotomus (bercabang tiga). Bentuk holdfast berbentuk rhizoid. Habitatnya pada substrat karang dan berpasir, umumnya dapat ditemukan pada kedalaman 5-30 m kemudian jarang dijumpai di areal terumbu karang.
  5. Valonia ventricosa dengan ciri morfologinya mempunyai talus bulat dengan permukaan halus, berwarna hijau tua, berdinding tipis, melekat pada substrat dengan holdfast berbentuk cakram pelekat, tidak bercabang. Kebanyakan ditemukan soliter, habitatnya banyak ditemukan di zona pasang surut atau daerah intertidal. Hidupnya menempel pada batu karang atau pecahan karang. Kadang juga sebagai epifit pada tanaman lamun. Penyebarannya banyak ditemukan di perairan tropis dan subtropis.
  6. Neomeris annulata dengan ciri morfologinya mempunyai talus silinder, tabung dengan tinggi biasanya mencapai 30 mm. Alga ini memiliki permukaan halus dan licin. Bentuk holdfastnya yaitu rhizoid dan memiliki warna hijau-keputihan atau bagian ujung talus warna hijau dan bagian bawah berwarna putih, percabangan terdapat cabang utama. Habitatnya tumbuh menempel pada substrat batu, karang hidup dan karang mati.
  7. Codium arabicum dengan ciri morfologinya mempunyai talus saling berkaitan antara satu thalli dengan thalli yang lain. Permukaan lunak dan halus. Warna hijau muda atau hijau tua. Bentuk holdfast yang melekat pada substrat yaitu rhizoid. Habitatnya tumbuh menyebar di zona intertidal dan subtidal dengan substrat berkarang atau berpasir.

Alga coklat (Phaeophyta) yang ditemukan antara lain:

  1. Dictyota dichotoma dengan ciri morfologinya mempunyai talus berbentuk pipih seperti pita, dengan permukaan talus halus berwarna coklat tua. Pinggiran yang berbentuk blade atau daun yaitu bergelombang atau bergerigi dan ujung daun ada yang runcing, tumpul atau rata. Percabangan dichotomus (bercabang dua) atau trichotomus (bercabang tiga) membentuk rumpun yang rimbun. Habitat dari spesies alga ini yakni substrat berkarang, berbatu dan daerah terumbuh karang.
  2. Colpomenia peregrina dengan ciri morfologinya mempunyai talus lembaran, dengan permukaan licin, halus dan lunak fleksibel (gelatinous). Bentuk holdfast yaitu cakram sederhana, pola warna dari alga ini yaitu merah tua, merah muda atau kecoklat-coklatan. Tidak memiliki percabangan. Berimbun dan tumbuh melekat pada substrat berkarang, berbatu, berpasir dan di daerah sisi luar rataan terumbu karang yang umumnya selalu terendam air laut dan terkena ombak langsung.
  3. Hormophysa cuneiformis dengan ciri morfologinya mempunyai talus tegak, rimbun dan permukaan halus. Bentuk holdfastnya seperti cakram dan rhizoid pendek, yang melekat pada substrat. Bagian pangkal thalli menyerupai tangkai, warna coklat mudah. Percabangannya tidak beraturan dimana cabang-cabang talus tumbuh pada talus utama atau polystichous. Habitat dari spesies alga ini yaitu hidup di zona pasang surut atau zona intertidal dan bagian subtidal dengan substrat berkarang, berpasir dan berbatu.
  4. Turbinaria decurrens dengan ciri morfologinya mempunyai talus yang menyerupai stipe tegak, kasar dan terdapat bekas-bekas percabangan, sedangkan bentuk bladenya yang menyerupai kerucut segitiga dengan pinggir bergerigi dan bagian tengah blade atau daun melengkung ke dalam. Percabangannya ferticillate atau cabang-cabang talus tumbuh dengan melingkari talus sebagai sumbu utama. Holdfastnya berbentuk cakram kecil. Warna hijau tua, hijau tua dan orange.

Alga Merah (Rhodophyta) yang ditemukan antara lain:

  1. Amphiroa foliacea dengan ciri morfologinya mempunyai talus bersegmen pendek, pada bagian bawah silindris, sedangkan bagian atas agak runcing. Rimbun dengan percabangan talus dichotomus atau bercabang dua dan dapat mencapai tinggi sekitar 5-10 cm. Substansi talus keras dan rapuh mengandung zat kapur. Habitat spesies alga ini yakni substrat berkarang dan umumnya di daerah rataan terumbu karang.
  2. Actinotrichia fragilis dengan ciri morfologinya mempunyai talus bulat, keras dengan permukaan kasar. Membentuk rumpun dan rimbun, dengan percabangan dichotomus (mendua arah). Melekat pada substrat dengan alat tempel (holdfast) yang kecil berbentuk cakram. Warna merah muda, orange atau pirang.
  3. Gracilaria salicornia dengan ciri morfologinya mempunyai talus bulat, licin, berbuku-buku atau bersegmen-segmen. Alga ini biasanya membentuk rumpun. Sedangkan percabangan talusnya berbentuk polystichous atau banyak cabang pada talus utama. Bentuk holdfast yang melekat pada substrat yaitu rhizoid. Alga spesies ini memiliki warna talus hijau dan kuning di bagian apeks thalli. Habitatnya pada karang, berpasir dan di daerah rataan terumbu karang yang tumbuh menempel.
  4. Kappaphycus alvarezii dengan ciri morfologinya mempunyai talus silindris, permukaan stipe licin, dan memiliki duri lunak yang kecil yang terdapat pada cabang-cabang talus. Percabangan talus yaitu dichotomous (bercabang secara dua arah). Spesies alga ini memiliki warna merah, merah-coklat, hijau-kuning. Holdfast berbentuk cakram kecil yang melekat pada substrat. Alga makro ini biasanya ditemukan secara rumpun, untuk di bagian talus atas percabangannya mengecil dan bagian ujung runcing. Habitat umumnya tumbuh pada perairan laut yang jernih yakni pada zona intertidal dan subtidal, sedangkan substratnya umumnya yaitu berpasir, lumpur karang dan efipit pada batu.
  5. Halymenia durvillaei dengan ciri morfologinya mempunyai talus pipih, dengan permukaan licin dan lunak fleksibel (gelatinous), warna merah tua atau merah muda. Percabangan berselang seling tak teratur pada kedua sisi talus atau pinnate alternate. Pada talus bagian bawah biasanya melebar dan mengecil ke bagian puncak, sedangkan pinggiran talus bergerigi. Rumpun dan bentuk holdfastnya yaitu cakram. Substratnya yaitu pada daerah berkarang, berbatu, berpasir dan di daerah rataan terumbu karang.
  6. Halymenia dilatata dengan ciri morfologinya mempunyai talus pipih dengan pinggiran talus bergerigi dengan permukaan halus dan lunak. Bentuk holdfast yang melekat pada substrat yaitu berbentuk cakram sederhana. Sedangkan model percabangannya adalah pinnate alternate atau talus tumbuh bercabang-cabang dua sepanjang talus utama secara beraturan, rimbun. Warna dari spesies alga ini yaitu merah mudah atau merah tua. Habitatnya pada substrat karang mati dan batu.
  7. Microcladia sp. dengan ciri morfologinya mempunyai talus pipih dengan permukaan halus dan lunak, bentuk blade atau daun yaitu berbentuk lembaran dengan pinggiran bergerigi, warna merah muda atau merah tua dan kekuning-kuningan. Model percabangannya yaitu berselang seling tak teratur pada kedua sisi talus atau pinnate alternate. Holdfast atau yang menyerupai akar yaitu berbentuk cakram kecil. Habitatnya pada substrat berpasir dan berkarang.

Deskripsi bentuk morfologi tiap spesies alga makro yang ditemukan berbeda satu dengan yang lainnya, yakni bulat keras, bulat licin, bulat berambut lembut, tegak, selindris, pipih, silinder, lembaran dan spon. Permukaan talus kasar, licin dan halus. Warna talus merah muda atau tua, coklat muda dan hijau. Untuk substrat ternyata hanya 2 tipe yakni berkarang dan berpasir.

olbannerleft

MORFOLOGI ALGA MAKRO_PHYCOLOGY

REVIEW JURNALBiodiversitas Alga Makro Di Lagun Pulau Pasige,Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro (2013).

download

Contoh gambar alga makro

I.     MORFOLOGI DAN CIRI RUMPUT LAUT

Alga makro memiliki keanekaragaman spesies yang tinggi di perairan Indonesia, sampai saat ini sudah ada beberapa yang dimanfaatkan menurut potensinya. Penelitian tentang alga makro di Indonesia dilakukan pertama kali pada ekspedisi Siboga tahun 1899-1900 yang mendeskripsi lebih dari 700 species alga makro di perairan Indonesia (Weber-van Bosse, 1928). Keanekaragaman spesies alga makro di Indonesia yang telah diketahui hingga saat ini lebih dari 1000 spesies. Namun, karena belum adanya laporan mengenai alga makro di Lagun Pasige, sehingga dilakukan penelitian oleh Agrialin Tampubolon dan kawan-kawan agar dapat memberikan informasi mengenai jenis-jenis alga makro yang berada di perairan tersebut sebagai bagian dari keanekaragaman sumberdaya perairan. Dari hasil penelitian ini ditemukan ada 9 jenis alga hijau yaitu Halimeda macroloba, Halimeda opuntia, Halimeda discoidea, Halimeda incrassata, Caulerpa lentillifera,Caulerpa racemosa, Boergesenia forbesii, Dictyospheria cavernosa, Boodlea coacta, 10 alga merah yaitu Gracilaria blodgetti, Gracilaria edulis, Laurencia papilosa, Amphiroa fragilisima, Gelidiopsis intricata, Gracilaria verucosa, Acanthopeltis sp, Hypnea sp, Amansia glomerata, Euchema denticulatum dan 2 alga coklat yaitu Padina minor, Turbinaria ornata.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey jelajah dengan luas area ± 50 X 50 m. Sampel yang ditemukan di buat dalam bentuk Herbarium lalu di identifikasi. Hasil penelitian yang dilakukan di Pulau Pasige ini adalah ditemukan jenis-jenis alga makro 21 spesies, 9 spesies alga hijau, 2 spesies alga coklat dan 10 spesies alga merah.

Alga hijau (Chlorophyta) yang ditemukan antara lain:

  1. Boergesenia forbesii dengan ciri morfologinya mempunyai talus membentuk seperti balon, bentuk talus silindris, berdinding tipis dan transparan, bagian dalamnya berisi cairan dan terlihat mengkilap. Memiliki warna hijau muda, holdfast rhizoid. Habitatnya berada pada substrat batu.
  2. Boodlea sp. dengan ciri morfologinya mempunyai talus berwarna hijau muda, berbentuk spons. Habitatnya menempel pada karang mati.
  3. Dictyosphaeria cavernosa dengan ciri morfologinya mempunyai talus Talus rimbun, tegak dan saling tumpang tindih, dengan percabangan trichotomous. Alat pelekat berupa filamen, blade berkapur, kaku, dan memiliki warna hijau. Habitat di daerah berpasir.
  4. Genus Caulerpa dicirikan dengan karakteristik Talus keras dan tebal, memiliki holdfast rhizoid pada permukaan bagian bawah talus, dalam bentuk herbarium terlihat jelas lapisan sel yang poligonal. Memiliki warna hijau. Habitatnya berada pada daerah karang mati.
  5. Genus Halimeda dicirikan dengan karakteristik talus coenocytic, genus ini berkembang baik di terumbu karang bersubstra keras. Talus Halimeda banyak mengandung kapur dan membentuk koloni-koloni atau berkelompok dan mempunyai alat perekat berupa rhizoid dan bersegmen (Barton, 1928). Pada umumnya Halimeda mempunyai bentuk percabangan yang hampir sama yaitu dichotomous dan trichotomous, bentuk segmen yang silindris dan garis permukaan utrikel yang hampir sama yaitu heksagonal dan polygonal.

Alga coklat (Phaeophyta) yang ditemukan antara lain:

  1. Padina minor dengan ciri morfologinya mempunyai talus berbentuk lamina seperti kipas, lamina yang tipis, dan talus tumbuh membentuk koloni dengan holdfast rhizoid. Memiliki garis lobus berjumlah 7-12 yang berbentuk dari blade hingga permukaan blade. Memiliki warna coklat kekuningan, habitatnya berada pada substrat berpasir.
  2. Turbinaria ornata dengan ciri morfologinya mempunyai talus lurus dan keras, bagian bawah keras. Bentuk blade agak bulat, umumnya seperti corong dan di kelilingi oleh duri yang tidak beraturan. Talus berwarna coklat gelap dan bentuk holdfast rhizoid. Habitatnya pada substrat berpasir.

Alga Merah (Rhodophyta) yang ditemukan antara lain:

  1. Eucheuma denticulatum dengan ciri morfologinya mempunyai talus tebal berbentuk silindris dan berlendir, berwarna kuning saat segar dan coklat setelah kering. Melekat dengan holdfast discoid. Memiliki percabangan dichotomous, jarak antara percabangan 2,1 mm, dengan panjang batang primer 1 mm.
  2. Gracilaria blodgettii dengan ciri morfologinya mempunyai talus berbentuk silindris, memiliki percabangan dichotomous, berwarna hijau. Panjang dari setiap percabangan 1-2 mm, jarak antara percabangan 3-8 mm. Habitatnya di substrat berpasir.
  3. Gracilaria edulis dengan ciri morfologinya mempunyai talus berbentuk silindris dengan tinggi 6 cm, holdfast discoid, percabangan dichotomous, dijumpai juga percabangan irreguler, pada bagian apeks mengecil dan melengkung, talus berwarna coklat kehijauan.
  4. Gracilaria verrucosa dengan ciri morfologinya mempunyai talus licin, silindris, berwarna kuning coklat, memiliki percabangan yang tidak beraturan, cabang-cabang lateral memanjang menyerupai rambut. Habitatnya di substrat berpasir.
  5. Gelidiopsis intricate dengan ciri morfologinya mempunyai talus rimbun, berbentuk silindris dan tebal, berukuran kecil dan tidak teratur. Pada ujung blade tidak memiliki percabangan, melekat dengan holdfast berbentuk discoid, berwarna hijau dan pada saat kering berwarna hijau tua kehitaman. Ukuran panjang batang 1,14 mm, jarak antara percabangan 3-4 mm.
  6. Hypnea sp. dengan ciri morfologinya mempunyai talus lurus, warna coklat atau kehijau-hijauan, bercabang lemah. Sepanjang talus juga terdapat rambut-rambut yang halus.
  7. Laurencia papilosa dengan ciri morfologinya mempunyai talus berbentuk silindris, padat, bentuk percabangan secara irregular, warna talus coklat, dengan panjang batang ± 1 mm. Jarak antara percabangan ± 1 mm.

Deskripsi bentuk morfologi tiap spesies alga makro yang ditemukan berbeda satu dengan yang lainnya, yakni bulat keras, bulat licin, bulat berambut lembut, tegak, selindris, pipih, silinder, lembaran dan spon. Permukaan talus kasar, licin dan halus. Warna talus merah muda atau tua, coklat muda dan hijau. Untuk substrat ternyata hanya 2 tipe yakni berkarang dan berpasir (Langoy et al., 2011).

 

Lirik Lagu Kayla Kyl – Could I Have You

images

Lirik Lagu Kayla Kyl – Could I Have You

Mentari pagi terbit di ufuk timur aku terbangun
aku terbangun penuh dengan senyuman
mimpi yang indah tadi malam
bertemu dirimu dalam mimpi
i just can’t get you out of my mind

Reff :
i say could i, could i, could i have you
in my heart
for the rest of my life
i say could i, could i, could i have you
in my life
for the rest of my dream and reality

alangkah malunya aku
dikenalkan waktu pertama kali
saat ku berjumpa oooh
tak bisa ku lupakan memori itu dari dalam benakku
bertemu kamu lagi malam ini
i just can’t get you out of my mind

Lirik Lagu Tulus – Sepatu

tumblr_mjkynivlFe1r0rh6io1_500

Lirik Lagu Tulus – Sepatu 

(I Miss You)

Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia

Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu

403140_339533759478937_671057747_n

Rixton – ‘Me And My Broken Heart’

Rixton-Me-And-My-Broken-Heart

“Me And My Broken Heart”

All I need is a little love in my life
All I need is a little love in the dark
A little but I’m hoping it might kick start
Me and my broken heart
I need a little loving tonight
Hold me so I’m not falling apart
A little but I’m hoping it might kick start
Me and my broken heart

Yeah…

Shot gun, aim at my heart, you got one
Tear me apart in this song
How do we call this love
I tried, to run away but your eyes
Tell me to stay a while
Why do we call this love

It seems like we’ve been losing control
So bad it don’t mean I’m not alone
When I say

All I need is a little love in my life
All I need is a little love in the dark
A little but I’m hoping it might kick start
Me and my broken heart
I need a little loving tonight
Hold me so I’m not falling apart
A little but I’m hoping it might kick start
Me and my broken heart

Maybe some part of you just hates me
You pick me and play me
How do we call this love
One time tell me you need me tonight
To make it easy, you lie
And say it’s all for love

It seems like we’ve been losing control
So bad it don’t mean I’m not alone
When I say

All I need is a little love in my life
All I need is a little love in the dark
A little but I’m hoping it might kick start
Me and my broken heart
I need a little loving tonight
Hold me so I’m not falling apart
A little but I’m hoping it might kick start
Me and my broken heart

Me and my broken
Yeah, yeah, yeah
Me and my broken
Yeah, yeah, yeah
How do we call this

It’s just me
It’s just me
It’s just me
Me and my broken heart

All I need is a little love in my life
All I need is a little love in the dark
A little but I’m hoping it might kick start
Me and my broken heart
I need a little loving tonight
Hold me so I’m not falling apart
A little but I’m hoping it might kick start
Me and my broken heart

IndoTranslate:

Yang aku butuhkan adalah sedikit cinta dalam hidupku
Yang aku butuhkan adalah sedikit cinta dalam gelap
Sedikit tapi aku berharap itu mungkin memulai
Aku dan patah hatiku
Aku perlu sedikit cinta malam ini
Tahan aku jadi agar tidak berantakan
Sedikit tapi aku berharap itu mungkin memulainya
Aku dan patah hatiku

Yeah …

tembak aku, tujuan hatiku , hanya satu
Air mataku terpisah dalam lagu ini
Bagaimana kita sebut cinta ini
Aku mencoba untuk melarikan diri tetapi mata kamu
Beritahu saya untuk tinggal sementara
Mengapa kita menyebut cinta ini

Sepertinya kita sudah kehilangan kontrol
Begitu buruk tidak berarti aku tidak sendirian
Ketika aku mengatakan

Yang aku butuhkan adalah sedikit cinta dalam hidupku
Yang aku butuhkan adalah sedikit cinta dalam gelap
Sedikit tapi aku berharap itu mungkin memulainya
Aku dan patah hatiku
Aku perlu sedikit malam ini mencintai
Tahan aku jadi aku tidak berantakan
Sedikit tapi aku berharap itu mungkin memulainya
Aku dan patah hatiku

Mungkin sebagian dari kamu hanya membenciku
Kamu datang padaku dan mempermainkanku
Bagaimana kita sebut cinta ini
Satu kali bilang kau membutuhkan aku malam ini
Untuk memudahkan , kamu berbaring
Dan mengatakan itu semua untuk cinta

Sepertinya kita sudah kehilangan kontrol
Begitu buruk tidak berarti aku tidak sendirian
Ketika aku mengatakan

Yang aku butuhkan adalah sedikit cinta dalam hidupku
Yang aku butuhkan adalah sedikit cinta dalam gelap
Sedikit tapi aku berharap itu mungkin memulainya
Aku dan patah hatiku
aku perlu sedikit malam ini mencintai
Tahan aku jadi aku tidak berantakan
Sedikit tapi aku berharap itu mungkin memulainya
Aku dan patah hatiku

Aku and patah hatiku
Yeah, yeah , yeah
Me and my rusak
Yeah, yeah , yeah
Bagaimana kita sebut ini

Ini hanya aku
Ini hanya aku
Ini hanya aku
Aku dan hatiku patah

Yang aku butuhkan adalah sedikit cinta dalam hidup aku
Yang aku butuhkan adalah sedikit cinta dalam gelap
Sedikit tapi aku berharap itu mungkin memulainya
Aku dan patah hatiku
Aku perlu sedikit malam ini mencintai
Tahan aku jadi aku tidak berantakan
Sedikit tapi aku berharap itu mungkin memulainya
Aku dan patah hatiku

maxresdefault