Jam Biologis Manusia

headline

Siklus Sirkadian atau Jam Biologis Manusia

Semua spesies memiliki mekanisme waktu atau jam alami yang mengontrol periode aktivitas mereka. Jam ini dikenal sebagai ritme sirkadian dan merujuk siklus proses fisiologis dan biologis yang berfluktuasi pada jadwal kira-kira 24 jam. Anda mungkin telah memperhatikan kecenderungan ini sendiri, merasa lebih energik dan waspada selama periode tertentu (misalnya pagi hari) dan lebih lesu dan malas diwaktu lain (misalnya malam hari).

Sementara banyak orang merujuk pada ritme sirkadian sebagai proses tunggal, sebenarnya ada sejumlah jam tubuh yang berosilasi sepanjang hari. Misalnya, kewaspadaan mental cenderung ke puncak pada  jam sembilan pagi dan jam sembilan malam, sementara kekuatan fisik cenderung turun pada jam sebelas siang dan jam tujuh malam.

Biological_clock_human

Bagaimana Tubuh Anda “Mengatur Waktu?”

Sekelompok kecil sekitar 20.000 neuron di hipotalamus mengendalikan banyak ritme sirkadian tubuh Anda. Dikenal sebagai suprachiasmatic nucleus (SCN), nucleus ini merupakan pusat kendali utama yang bertanggung jawab untuk bertindak sebagai alat pacu jantung internal tubuh Anda. Sedangkan mekanisme yang tepat untuk bagaimana proses ini bekerja belum jelas, isyarat lingkungan mungkin yang mempengaruhi. Sinar matahari mungkin juga yang paling mempengaruhi dalam mengendalikan jadwal tidur-bangun kita sehari-hari.

Jadi, bagaimana sinar matahari mempengaruhi ritme sirkadian Anda? Ketika sinar matahari menurun pada sore hari, sistem visual mengirimkan sinyal ke inti suprachiasmatic. Selanjutnya, SCN mengirimkan sinyal ke kelenjar pineal untuk meningkatkan produksi hormon melatonin. Hormon ini membantu peningkatan penurunan aktivitas dan membuat Anda merasa semakin mengantuk.

Apa Yang Terjadi Ketika Tidak Ada Sinar Matahari?

Ada cukup banyak penelitian tentang apa yang terjadi pada ritme sirkadian ketika pola sinar matahari alam terganggu. Penelitian klinis telah menunjukkan bahwa orang yang buta sejak lahir sering mengalami kesulitan dengan siklus tidur-bangun mereka karena kurangnya lengkap lampu isyarat lingkungan. Mereka yang melakukan pergeseran-kerja (misalnya mereka yang mempunyai jam kerja dimalam hari) atau sering bepergian juga memiliki gangguan pada ritme alami sirkadian mereka.

Dalam beberapa studi utama ritme sirkadian, peserta tinggal di unit bawah tanah untuk beberapa minggu atau bahkan berbulan-bulan pada suatu waktu, sehingga mereka kehilangan isyarat cahaya alami, irama sirkadian dari peserta mulai bergeser ke arah jadwal 25 jam daripada pola 24 jam standar. Ketika semua isyarat cahaya alami dihapus, jam tubuh ini mulai beroperasi pada jadwal yang sama sekali berbeda.

Contoh jam biologis tubuh manusia dapat dilihat dari proses detoksin pada tubuh manusia. Tubuh mempunyai waktu-waktu tertentu pada proses metabolisme sehingga membuat tubuh kita selalu sehat. Pada jam berapa sajakah organ-organ dalam tubuh kita melakukan proses metabolisme?  Berikut rinciannya:

Pukul 21.00 – 23.00
Pada waktu ini adalah masa pembuangan zat-zat yang tidak berguna/beracun di bagian antibodi. Jadi sebaiknya pada jam ini tubuh harus rileks/santai, mungkin anda bisa mendengarkan musik sembari bersantai dengan memonton hiburan di televisi. Jangan melakukan pekerjaan sekecil apapun.

Pukul 23.00 – 01.00
Jam berikut adalah proses detoksin dibagian hati, yang mengharuskan kita untuk tidur pulas agar proses tersebut tidak mengalami gangguan. Itulah yang menyebabkan banyak orang yang menderita lever, dikarenakan proses detoksin mengalami gangguan. Jadi jangan terlalu sering begadang atau melakukan kegiatan yang mengganggu proses detoksin tersebut agar menjadi sehat.

Pukul 01.00 – 03.00
Setelah proses detoksin pada bagian hati maka proses detoksin akan berlanjut ke bagian empedu, seperti yang kita ketahui bahwa empedu adalah bagian dari organ tubuh kita yang menjadi tempat proses terakhir detoksin, serta disinilah zat-zat tidak berguna/racun berakhir.

Pukul 03.00 – 05.00
Proses detoksin berlanjut ke paru-paru, yang dapat menyebabkan batuk kepada para penderita batuk dikarenakan proses pembersihan sudah mencapai saluran pernapasan. Makanya kita sering mendengar orang batuk pada jam-jam tersebut. Jadi tanpa meminum obatpun sebenarnya batuk sudah terobati secara alami oleh proses detoksin, namun lain halnya pada penderita batuk tingkat akut.

Pukul 05.00 – 07.00
Proses detoksin berakhir pada bagian usus besar yang sering menyebabkan kita ingin buang air besar, untuk membuang sampah proses pencernaan makanan untuk menjadi feses.

Pukul 07.00 – 09.00
Untuk menjaga kesehatan agar selalu terjaga pastikan anda sarapan dipagi hari sebelum jam 07.30, karena pada jam ini adalah masa penyerapan gizi makanan di usus kecil. Itulah sebabnya kita dianjurkan untuk meminum segelas susu dipagi hari, tujuannya agar gizi yang terkandung didalam susu terserap sempurna oleh usus kecil untuk disuplai ke tubuh.

Berikut ini diberikan jam biologis fungsi tubuh manusia secara umum:

Pukul 01.00 – 02.00: Fase tidur paling lelap
Pada jam-jam tersebut, aktivitas berbagai sistem organ banyak yang diistirahatkan.  Namun bagi yang hamil, produksi progesteron akan meningkat sehingga peluang untuk melahirkan pada tengah malam selalu lebih tinggi. Ketika mengantuk otak akan mengeluarkan alpha brain waves,  kemudian sleep spindle dan K-Complexes ,  delta brain waves, dan REM ( rapid eye movement) sleep, fase mimpi ada pada tahap ini.

sleepingwomanwithmoon

Pukul 04.00 – 05.00: Suhu tubuh paling rendah

075751_molor

Pukul 05.00 – 06.00: Peningkatan tekanan darah paling tajam
Produksi melatonin atau hormon yang memicu rasa kantuk mulai berhenti, sementara tekanan darah meningkat paling tajam dibandingkan waktu lainnya. Produksi kortisol atau hormon stres meningkat sehingga otak siap untuk bekerja seharian, namun peningkatannya tidak sampai memicu stres.

Pukul 07.00: Hormon seks meningkat
Peningkatan testosteron pada pria maupun wanita terjadi pada pagi hari, sehingga mampu membangkitkan gairah seks. Karena itu, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk bercinta.

Pukul 08.00: Pergerakan usus meningkat
Jam ini cocok untuk buang air besar (BAB) pada pagi hari. Karena pada jam ini adalah proses alamiah, yakni terjadi pergerakan usus paling tinggi pada waktu tersebut. Pengukuran berat badan paling akurat dilakukan pada pagi hari setelah buang air besar.

Pukul 09.00: Metabolisme paling tinggi
Waktu yang tepat untuk sarapan pagi adalah sekitar pukul 9 karena ada peningkatan metabolisme. Artinya lemak-lemak yang diserap dari makanan pada waktu-waktu tersebut tidak akan banyak yang menumpuk.

Pukul 10.00 – 11.00: Kewaspadaan tinggi
Ibarat mesin diesel, tubuh dan pikiran sudah panas dan mencapai kondisi ideal untuk beraktivitas saat menjelang siang. Tingkat kewaspadaan tinggi, jarang ada yang mengantuk kecuali memang sedang kurang tidur.

Pukul 11.00 – 14.00: Stres meningkat
Jeda istirahat dibutuhkan untuk memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk menyegarkan diri. Makan siang di luar bisa menyegarkan pikiran, sekaligus membiarkan tubuh terkena sinar matahari yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pukul 14.00 – 15.00: Koordinasi terbaik
Melakukan banyak hal sekaligus atau multitasking paling cocok dilakukan pada siang hari, karena kemampuan otak untuk melakukan koordinasi berada pada titik tertinggi. Di sisi lain, proses pencernaan makanan belum selesai sehingga kemampuan fisik agak berkurang.

Pukul 15.00 – 17.00: Denyut jantung paling stabil
Jika ingin berolahraga, sore hari adalah waktu paling tepat karena level adrenalin berada di level tertinggi. Selain itu, denyut jantung dan tekanan darah paling stabil sehingga cocok untuk melakukan aktivitas fisik.

Pukul 17.00 – 20.00: Proses pembuangan racun
Fungsi hati dalam memproses racun-racun sisa metabolisme paling tinggi pada sore hari, sehingga perlu didukung dengan minum air putih. Keinginan untuk ngemil juga tinggi karena kemampuan indra penciuman (hidung) dan perasa (lidah) meningkat.

Pukul 20.00 – 22.00: Metabolisme dan pergerakan usus berkurang
Karena aktivitas fisik berkurang, maka pembakaran energi tidak banyak terjadi di malam hari. Artinya jika makan di malam hari, maka cadangan energi yang disimpan dalam bentuk lemak juga akan semakin banyak.

Pukul 22.00 – 23.00: Hormon seks meningkat lagi
Dibandingkan pagi hari, peningkatan libido atau gairah seks pada malam hari tidak terlalu tinggi karena secara fisik sudah kelelahan. Namun peluang terjadinya ovulasi dan pembuahan paling tinggi pada hubungan seks malam hari menjelang tidur ketimbang pagi hari.

Source:  bicanvas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s