SAKIT PERUT PADA SAAT HAID

24181248-portrait-of-woman-with-stomach-ache-sitting-on-floor-at-home-asian-model

Hari ini harusnya tuh hari libur, tapi tetep aja ada kuliah. Ya udah, udah biasa kok ga pernah libur  -_-  Lagipula ini jadwalku presentasi mata kuliah ekologi tentang penyu belimbing, tapi aduuh ga fit banget. Pagi ini perutku sakit banget, tamu bulanan cewe “biasa”, tapi sakitnya LUAR BIASA. Tubuhku rasanya seperti remuk, pegel dan sakit banget. Apalagi perutku nih, ouucchhh… aku jadi penasaran kenapa sejak pertama aku menstruasi, aku selalu kesakitan seperti ini. Setiap bulan harus menahan sakit, sampai keluar keringat dingin dan mau pingsan. Akhirnya aku searching dan nemu jawaban yang mungkin bisa bantu temen-temen yang mungkin pernah mengalami hal yang sama denganku.

Pertanyaannya gini: 

dok, saya seorang gadis berumur 20 th, sejak 1 th yang lalu kalau datang haid di hari ke pertama saya suka sakit perut bawah, pusing hampir mau pingsan karena menahan sakit haid tersebut, kira2 saya sakit apa ya dok? bagaimana cara mengatasinya? trims… 

Jawaban dokter dr.Devid Flambo (@rs.Puri Mandiri Kedoya)

Dalam istilah medis, nyeri haid disebut dismenore. Nyeri itu ada yang ringan dan samar-samar, tetapi ada pula yang berat, bahkan beberapa wanita sampai pingsan karena tidak kuat menahannya. Penyebab nyeri haid bisa bermacam-macam, bisa karena suatu proses penyakit (misalnya radang panggul), endometriosis, tumor atau kelainan letak uterus, selaput dara atau vagina tidak berlubang, dan stres atau kecemasan yang berlebihan.  Akan tetapi, penyebab yang tersering nyeri haid diduga karena terjadinya ketidakseimbangan hormonal dan tidak ada hubungan dengan organ reproduksi.

Nyeri haid dapat dibagi dua jenis, yaitu:

1. Nyeri haid primer 

Nyeri haid yang timbul sejak haid hari pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu, dengan lebih stabilnya hormon tubuh atau perubahan posisi rahim setelah menikah atau melahirkan. Nyeri haid primer ini adalah sesuatu hal yang normal, namun dapat berlebihan apabila dipengaruhi oleh faktor fisik dan psikis seperti stress, shock, penyempitan pembuluh darah, penyakit yang menahun, kurang darah, kondisi tubuh yang menurun, atau pengaruh hormon prostaglandine. Gejala ini tidak membahayakan kesehatan.

2. Nyeri haid sekunder 

Nyeri haid ini biasanya baru muncul kemudian, yaitu jika ada penyakit yang datang kemudian. Penyebabnya adalah kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan, atau bisa karena kelainan kedudukan rahim yang menetap. Ada juga yang disebut dengan endometriosis, yaitu kelainan letak lapisan dinding rahim yang menyebar keluar rahim, sehingga apabila menjelang menstruasi, pada saat lapisan dinding rahim menebal, akan dirasakan sakit yang luar biasa. Selain itu, endometriosis ini juga bisa mengganggu kesuburan.

Yang menjadi pertimbangan seorang wanita perlu berkonsultasi ke dokter terkait dengan nyeri haid yang dialaminya:

1.Timbul rasa nyeri hebat, apalagi kalau rasa nyeri tersebut semakin lama semakin hebat.
2.Jika darah menstruasi yang keluar sangat berlebihan, dan dalam jangka waktu yang lama.
3.Muncul noktah darah (spotting) antara dua daur menstruasi atau warna darah tidak seperti biasanya, misalnya lebih kecoklatan atau malah merah segar.

Semoga bermanfaat.

Source: meetdoctor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s